Mengapa Ada Wanita yang Susah Hamil? Begini Jawabannya! | Dunia Informasi Kesehatan Mengapa Ada Wanita yang Susah Hamil? Begini Jawabannya!


Mengapa Ada Wanita yang Susah Hamil? Begini Jawabannya!
Duniainformasikesehatan.com - Jika Anda telah mencoba berbagai hal untuk memiliki momongan dalam waktu yang lama namun ternyata tidak kunjung hamil, mungkin ini adalah artikel yang tepat untuk mengetahui jawabannya. Ada kemungkinan salah satu antara Anda dan suami yang memiliki masalah tentang kesuburan, atau bahkan keduanya.

Dalam mempersiapkan kehamilan, Anda perlu mencari tahu apa yang menyebabkan masalah kesuburan. Nah, itulah yang akan kita bahas saat ini.

Infertilitas. Adalah ketidakmampuan seorang wanita untuk hamil atau ketidakmampuan pria untuk menghamili. Kondisi ini tidak eksklusif untuk wanita saja. Pria pun memiliki kemungkinan mengalami infertilitas. Namun kemungkinan wanita memang lebih besar, yakni sebanyak 75 persen, sedangkan sisanya adalah pria.

Anda hanya perlu belajar apa yang menyebabkan infertilitas. Ketika wanita tidak subur, penyebab utama yang paling umum adalah berkaitan dengan kesulitan fisik dan sistem reproduksinya. Ada juga yang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon, konsumsi obat, dan penyakit tertentu yang dapat memicu infertilitas.

Para ahli juga menyebutkan bahwa penyebab yang paling khas dari infertilitas pada wanita adalah penyakit radang panggul, atau yang biasa disebut dengan PID. Nah, penyakit ini terjadi ketika organ yang terletak di panggul wanita terinfeksi atau trauma dengan bahaya.

Selain infeksi dan luka, wanita dapat mempertahankan jaringan parut pada jaringan perut atau vagina melalui prosedur bedah seperti aborsi. Jaringan bekas luka dapat menghalangi jalur sel telur dari tuba falopi menuju rahim, serta transisi dari sperma ke rahim, sehingga membuat pembuahan pada sel telur sangat sulit.

Ketidakseimbangan hormon juga dapat mempengaruhi kesuburan wanita. Ketidakseimbangan hormon mungkin disebabkan tiroid dan adrenal kelenjarnya tidak bekerja dengan benar. Prolaktin, hormon tubuh yang merangsang produksi ASI ternyata juga dapat mempengaruhi atau menghentikan seorang wanita untuk berovulasi. Jika kadar prolaktin terlalu banyak, maka wanita tidak bisa hamil.

Untuk itu, Anda harus berkonsultasi pada dokter spesialis untuk mengambil tindakan mana yang benar. Ada beberapa praktik yang salah yang kerap dilakukan oleh beberapa pengobatan alternatif yang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan sumber penyebab seseorang tidak kunjung hamil.

Untuk itu, tetap hati-hati, ya! Semoga bermanfaat!

Sumber : Merdeka.com

Baca Juga Ini

[random][fbig1]
Powered by Blogger.
close